BALIKPAPAN — Kepala Seksi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun membenarkan insiden tersebut. Laporan awal diterima pihak kepolisian dari pengelola penginapan tak lama setelah peristiwa terjadi pada Rabu (28/10/2026) pagi.
Warga dan petugas yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. AI menjalani penanganan medis intensif sejak saat itu.
Diduga Bekerja di Penginapan Tempat Kejadian
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga bekerja di penginapan tersebut. Polisi belum memastikan apakah statusnya sebagai karyawan tetap atau memiliki hubungan kerja lain dengan pengelola.
Keberadaan serta aktivitas AI sebelum kejadian sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman itu kini menjadi salah satu bahan penyelidikan.
“Memang dibenarkan telah terjadi peristiwa seorang laki-laki jatuh di daerah Ruko Bandar,” ujar Sangidun saat dikonfirmasi, Rabu (28/10).
Polisi Telusuri Dugaan Keributan Sebelum Kejadian
Penyidik masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan para saksi untuk memastikan kronologi. Salah satu yang didalami adalah informasi mengenai dugaan adanya keributan sebelum korban jatuh.
“Untuk hal itu masih dalam pendalaman petugas, termasuk motif kejadian masih didalami penyidik,” kata Sangidun.
Hingga kini belum ada kesimpulan apakah peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja, kelalaian, atau melibatkan pihak lain. Polisi juga belum menyebut apakah ada orang lain yang diperiksa intensif terkait kejadian ini.
Kondisi Korban Belum Dinyatakan Meninggal
Sangidun memastikan AI masih menjalani perawatan medis. Pihaknya membantah informasi yang menyebut korban telah meninggal dunia.
“Informasi yang kami dapat belum meninggal, tapi luka kritis. Nanti apabila sudah ada perkembangan dan titik terang dari penyidikan, akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata Sangidun.
Polresta Balikpapan akan menyampaikan perkembangan penyidikan begitu ada titik terang. Warga yang memiliki informasi terkait peristiwa di Kompleks Ruko Bandar diminta melapor ke polisi terdekat.