SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menempatkan Gratispol Pendidikan sebagai instrumen utama memperluas akses kuliah bagi putra-putri daerah. Wagub Seno Aji menegaskan program itu tidak akan berarti tanpa dimanfaatkan secara optimal oleh generasi muda.
Ia menyampaikan hal tersebut di hadapan wisudawan UNU Kaltim, di sela Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-5 Program Sarjana Tahun Akademik 2026/2027. Forum itu mengusung tema "UNU Kaltim Bergerak, Berinovasi dan Berdampak: Menguatkan Inovasi, Memperkuat Kolaborasi, Berdaya Saing Internasional".
Pesan untuk Wisudawan: Jangan Berhenti Belajar
Seno Aji meminta para lulusan tidak menghentikan proses belajar setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ilmu dan keahlian yang diperoleh selama kuliah, menurutnya, semestinya diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
"Manfaatkan program Gratispol Pendidikan sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri. Kita ingin generasi muda Kaltim semakin maju dan berdaya saing," ujarnya.
Lulusan perguruan tinggi dinilai memegang peran strategis dalam mendorong kemajuan Kalimantan Timur. Generasi muda dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadirkan inovasi, dan mengambil bagian di berbagai sektor pembangunan sesuai kompetensi masing-masing.
UNU Kaltim Berdiri Sejak 2012, Cetak Lulusan Berbagai Bidang
Pada kesempatan itu, Seno Aji memberi apresiasi atas perjalanan UNU Kaltim yang berdiri sejak 2012. Perguruan tinggi tersebut telah mencetak lulusan dari berbagai bidang ilmu.
Penghargaan juga disampaikan kepada para pendiri UNU Kaltim, termasuk Farid Wadjdy, atas dedikasi mengembangkan pendidikan tinggi di Kalimantan Timur. Kehadiran perguruan tinggi dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas SDM daerah.
Sinergi pemerintah daerah dan kampus pun perlu terus diperkuat. Fokusnya antara lain peningkatan mutu pembelajaran, kualitas lulusan, serta akreditasi institusi agar semakin unggul dan berdaya saing.
Gratispol Pendidikan dan Target Generasi Emas Kaltim
Pemprov Kaltim mendorong berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari pembangunan SDM berkelanjutan. Melalui akses pendidikan yang semakin luas, diharapkan semakin banyak putra-putri daerah memperoleh kesempatan mengembangkan potensi dan meraih masa depan lebih baik.
Program Gratispol Pendidikan digagas Gubernur Rudy Mas'ud bersama Wagub Seno Aji sebagai jalur perluasan kesempatan generasi muda mengenyam pendidikan tinggi. Program itu menyasar peningkatan kualitas diri dan daya saing menuju Generasi Emas Kaltim.
Wisuda ke-5 UNU Kaltim turut dihadiri Rektor Prof Dr Hamdani, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhan, Ketua PWNU Kaltim KH Fauzi A Bahtar, civitas akademika, serta tamu undangan lainnya.
Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan membuat pendidikan Kalimantan Timur semakin berkualitas. Dari situ, lahir lulusan kompeten yang menjadi fondasi kuat mewujudkan Generasi Emas Kaltim.